Makalah ini dibuat oleh seorang siswa kelas 2 SMP beberapa tahun yang lalu.
Meli namanya, orangnya cantik tapi anehnya aku tidak memiliki perasaan apa-apa
padanya.
Harap disimak baik-baik ya……….
Pergaulan dan Seks Bebas
Di kalangan Remaja
1. Seks di mata remaja
Seks merupakan suatu hal yang tidak lagi tabu untuk dibicarakan pada jaman kini
dari anak kecil hingga orang tua tahu apa itu seks. Begitu juga remaja masa
kini, mereka tahu apa itu seks. Tapi saying para remaja hanya sebatas tahu
tentang seks, namun tidak memahami apa seks tersebut sebenarnya. Mereka tidak
mengerti akan dampak seks tersebut.
Apa beda antara aktivitas seks dan hubungan seks mungkin mereka juga tidak
mengerti. Perlu diketahui berpelukan dan berciuman dengan pasangan kita pun itu
sudah termasuk aktivitas seks. Untuk itu alangkah pentingnya pendidikan tentang
seks dari dini agar kita memahami sisi positif dan negatif yang ditimbulkan
oleh seks tersebut.
2. Pengaruh – pengaruh terjadinya seks bebas
2.1 Pengaruh dari dalam
Yang dimaksud pengaruh dari dalam adalah pengaruh yang timbul dari dalam jiwa
remaja tersebut dalam mencari jati dirinya. Sifat remaja antara lain adalah
selalu ingin mencoba hal – hal baru yang belum mereka rasakan, selain itu
mereka selalu bereksperimen dengan hal – hal beru yang mereka temukan tersebut.
Ditambah lagi jiwa muda mereka yang selalu meledak – ledak membuat mereka
selalu memutuskan sesuatu hal tanpa memikirkan dengan matang mana yang baik dan
mana yang buruk bagi mereka, begitu juga halnya dengan seks. Mereka selalu
ingin mencoba dan tertantang untuk melakukan apa yang dimaksud dengan seks
tersebut tanpa memikirkan dampaknya bagi mereka.
2.2 Pengaruh dari luar
2.2.1 Pengaruh budaya asing
Kita sebagai orang timur dahulunya sangat menjaga tata krama dalam bergaul
namun dengan masuknya budaya yang tanpa batas tata krama dan kesopanan membuat
masyarakat dan remaja kita terpengaruh sehingga tanpa kita sadari tidak ada
lagi batas antara kesopanan dan kebebasan. Hal tersebutlah yang mendorong kita
untuk berbuat dan bertingkah laku layaknya kebudayaan – kebudayaan asing
khususnya kebudayaan barat. Alangkah menyedihkan saat kita tahu bahwa banyak
remaja – remaja kita yang terpengaruh oleh dari budaya orang tersebut.
2.2.2 Pengaruh lingkungan - Keluarga
Sebagai ruang lingkup terkecil, keluarga mempunyai peranan yang sangat mendasar
dalam kehidupan kita termasuk remaja, seorang remaja yang kurang perhatian dari
keluarga akan berbuat seenaknya tanpa takut dilarang, dimarah maupun dinasehati
sehingga budaya – budaya atau apa saja yang mereka dapatkan di luar akan
langsung mereka telan tanpa harus menyaring dan memilah – milah mana yang baik
dan mana yang buruk bagi mereka dan sebaliknya remaja yang mendapatkan
perhatian dari keluarga akan melangkah hati – hati dalam segala hal karena
segala gerak – geriknya dinilai oleh orang tua, diawasi dan diperhatikan oleh
orang tua remaja yang terlalu dikekang kebebasannya oleh orang tua jiwa mereka
akan memberontak. Jika hal tersebut terjadi maka mereka (remaja) akan melakukan
hal yang lebih dari yang kita (orang tua) takutkan.
Untuk itu perlunya kita tekankan kedisiplinan dan peraturan pada remaja
tersebut dalam kehidupan keluarga dengan batasan – batasan yang terlalu
mengekang mereka secara garis besar bisa kita katakan perhatian dan kasih
sayanglah yang merupakan aspek terpenting dalam keluarga demi masa depan remaja
tersebut.
- Teman
Terkadang remaja lebih mempercayai teman dibanding kelarganya sendiri. Teman
dianggap tempat yang paling mengerti dengan hati mereka (remaja), karena sesama
teman mereka beranggapan akan lebih mudah berbicara, bergaul dan berinteraksi
karena mereka merasa sejiwa, seusia dan berperasaan serta berpenilaian sama.
Namun tidak semua teman yang bisa membawa kita ke jalan yang baik. Tidak
sedikit teman yang malah menjerumuskan kita ke jalan yang buruk.
Seorang remaja yang memiliki temamn seorang penjahat akan mudah untuk menjadi
penjahat juga. Seorang remaja yang memiliki teman yang pergaulannya bebas akan
mudah terpengaruh bergaul bebas juga namun seorang remaja yang memiliki teman
berakhlak serta berbudi luhur untuk berperilaku sama dengan temannya. Karena
itu perlunya kita pandai – pandai dalam memilih teman.
- Sekolah
Di sekolah para guru merupakan contoh atau tauladan bagi muridnya untuk itu
perlunya sosok seorang guru yang bisa dijadikan contoh bagi mereka, seorang
guru yang berpenampilan penuh kebebasan, berperilaku buruk, bertutur kata yang
seenaknya dalam mengajar atau mempunyai pergaulan bebas di luar sekolah akan
mudah di contoh oleh murid – muridnya dan begitu juga sebaliknya.
Berbicara soal disiplin di sekolah perlu sekali ditekankan kedisiplinan di
sekolah tersebut. Contohnya dengan larangan berbaju dan bercelana ketat di
sekolah, larangan penggunaan rok di atas lutut maupun larangan penggunaan make
– up ke sekolah atau di sekolah. Larangan – larangn tersebut akan memperkecil
dampak dari pengaruh pergaulan dan seks bebas. Remaja wanita merupakan subjek
utama dalam pelanggaran – pelanggran seks, dari riset yang dilakukan para ahli
di dunia 62% terjadinya seks bebas karena mudahnya wanita dirayu oleh pria
(suka sama suka), 17% karena dipaksa oleh pasangan prianya, 10% karena tuntutan
biaya hidupnya, 8% karena kriminalitas dan 3% karena disebabkan oleh narkotika.
Untuk itu seorang remaja wanita perlunya memiliki keimanan yang kuat agar tidak
mudah dirayu oleh pasangan prianya atau jika perlu remaja wanita hendaknya
memiliki keahlian bela diri untuk menanggulangi terjadinya pemaksaan dan
memperkecil angka kejahatan seksual terhadap wanita. Perlu diketahui wanita
adalah tiang negara apabila runtuh akhlak wanita di negara tersebut runtuh
pulalah negara tersebut. Dan 75% penghuni neraka adalah wanita.
2.2.3 Pengaruh perkembangan teknologi
- Media Massa
Pada masa kini banyak sekali beredar majalah – majalah, tabloid maupun surat
kabar yang dengan bebas menampilkan gambar – gambar seronok, porno atau semi
porno contohnya majalah play boy, ekstravaganza, tabloid hot, buah bibir, MOM
Plus dan lain – lain. Dengan bebasnya majalah – majalah dan tabloid – tabloid
tersebut memasang gambar atau cover yang semi porno atau setengah bugil
khususnya gambar – gambar tubuh wanita berbikini, bergaun transparan, atau
tubuh polos tanpa sehelai benangpun. Gambar – gambar atau artikel tersebut akan
merangsang para remaja untuk dapat mencoba bagaimana jika itu nyata dan dapat
mereka rasakan.
Majalah – majalah dan tabloid – tabloid yang berunsur ponografi tersebut tidak
sulit untuk didapatkan oleh remaja – remaja karena dijual dengan bebas di
pasaran. Entah apakah tidak ada larangan dari pemerintah tentang hal itu atau
memang pemerintah menutup matanya. Hanya mereka yang tahu.
- Media Elektronik
Dengan berkembangnya teknologi elektronik yang pesat, berkembang pulalah
pengetahuan remaja dalam segala hal termasuk pornografi yang mempengaruhi
pergaulan dan kehidupan seks para remaja. VCD porno dengan mudah kita dapatkan
di pasaran. Film – film yang mempertontonkan hubungan seks tersebut
mempengaruhi otak remaja untuk mencoba hal – hal yang mereka lihat. Ditambah
lagi film – film yang disiarkan televisi – televisi yang mengandung unsur
pornografi walapun kecil dan sanga mudah mempengaruhi para remaja. Plus
perkembangan teknologi internet di komputer. Banyak sekali website – website
porno yang dengan mudah bisa kita buka di internet. Hal – hal tersebut sangat
berpengaruh sekali dalam kehidupan remaja khususnya dalam terjadinya pergaulan
dan seks bebas di kalangan remaja.
3. Narkoba dalam pergaulan pergaulan remaja
Bahaya narkoba kini sedang mencengkeram kehidupan remaja. Seperti halnya seks
bebas, remaja yang mempunyai sifat ingin tahu dan jiwa yang labil membuat
mereka terjerembab dalam lembah narkoba. Mereka selalu ingin merasakan hal baru
termasuk narkoba. Remaja yang tertekan pun akan sangat mudah terjerumus dalam
bahaya narkoba. Karena itu sekali lagi perhatian dan kasih sayang sangat
berperan dalam hal ini.
KESIMPULAN DAN SARAN
- Kesimpulan :
Pergaulan remaja yang bebas sebenarnya dikarenakan oleh segala macam
perkembangan yang di salah artikan oleh remaja itu sendiri maupun
lingkungannya.
- Saran :
Untuk para remaja, tinggalkanlah pengetahuan tentang segala perkembangan dengan
tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan untuk
para orang tua, berikanlah yang terbaik pada anak remaja dengan tetap menjaga
dan mengawasi tingkah lakunya.